Monday, 14 March 2011

Tritunggal. Kontroversi sarat imaji.

Peranakan dari pertanyaan dan pernyataan lalu berubah membesar tanpa ada yang tahu asal muasal, menjadi kepercayaan. Cekcok antara diri, satu percaya dan satu buku suci, mereka tidak tahu yang sebenarnya terjadi didalam kubah yang mereka anggap rumah bagi ruh paling berkuasa. Mereka tidak tahu adanya kontroversi sarat imaji, mereka tidak tahu adanya konspirasi, ketika segalanya bahkan kepercayaan terpolitisir oleh para manusia yang takut mati.

Lalu sebenarnya mereka tahu apa?

Bila yang mereka percaya ternyata hanya rekayasa. Penjabaran tentang sesuatu yang dengan bodohnya dilihat dengan kasat mata. Mereka menghindari keraguan atas kepercayaan mereka sendiri. Sekali lagi kontroversi dan oposisi dari dalam hati. Bodoh dan mengagumkan, bagaimana cara mereka semua mempercayai apa yang sudah terkontaminasi.
Kata-katanya masih meragukan, bisa dipertanyakan dan belum diperbaharui.

Lalu apa yang sebenarnya mereka percaya?

0 comments:

Post a Comment