Terangkat, lalu terjatuh. Saya terangkat, lalu dia membuat saya jatuh, lagi. Bilamana supermoon besok membuat saya merasa lebih baik, saya akan mengukuhkan keinginan saya untuk menghapus harapan masa depan yang malam ini terasa suram, dalam hal berkeluarga. Iya saya takut. Apa pula ini, senang sedih dalam satu menit yang sama. Bahkan para manusia baru tidak memiliki sifat demikian. Terlalu gila rasanya untuk saya terus mengayomi pribadian saya yang lain, harus terhapuskan. Bukan triteisme, biarkan saya jadi monoteis yang percaya akan diri saya sendiri hanya berdiri dalam satu pribadi. Sialan. TERNYATA saya masih menjadi aib dari seorang yang katakan cinta setiap hari. Apa maunyapun saya tidak tahu. Merengkuh alam bukan satu jawaban atau suatu harapan, tetapi lebih ke betapa mirisnya hidup saya detik ini karena saya mempercayai seseorang begitu asiknya sehingga saya membiarkan diri saya sendiri berkhayal ke duapuluh tahun kedepan. Sekali lagi ini super sialan. Bicara saja tidak beraturan.
Kalau kamu membaca, maafkan.

love it...
ReplyDelete